Menangkap demand siap beli
Search behavior marketplace biasanya spesifik: kategori, model, ukuran, fungsi, merek, dan kebutuhan praktis. Keyword yang tepat membantu produk muncul saat customer sedang membandingkan opsi.
Maxim Digital membantu brand dan seller mengelola iklan Tokopedia secara lebih strategis: audit toko, kesiapan listing, pemilihan SKU prioritas, riset keyword produk, budget pacing, kalender promo, reporting, dan optimasi ROAS yang tetap membaca margin. Fokus kami bukan hanya klik atau omzet dashboard, tetapi keputusan marketplace yang membantu bisnis tumbuh lebih sehat.
Spend, order, ROAS, conversion rate listing, stok, harga kompetitor, rating, promo, dan margin dipantau agar budget tidak mengejar omzet semu.
Di Tokopedia, calon customer membandingkan harga, reputasi toko, ulasan, foto, promo, ongkir, dan kecepatan pengiriman dalam waktu singkat. Iklan dapat menaikkan visibilitas produk, tetapi performa akan terbatas jika listing dan strategi SKU belum siap dikonversi.
Search behavior marketplace biasanya spesifik: kategori, model, ukuran, fungsi, merek, dan kebutuhan praktis. Keyword yang tepat membantu produk muncul saat customer sedang membandingkan opsi.
Budget perlu diarahkan ke produk dengan stok aman, rating kuat, foto meyakinkan, harga kompetitif, conversion rate sehat, dan margin yang masih masuk setelah promo.
ROAS tinggi belum tentu profit jika diskon atau biaya promosi terlalu agresif. Optimasi perlu membaca revenue, biaya iklan, promo, margin kontribusi, dan repeat purchase.
Kami mengelola marketplace ads dengan pendekatan performance marketing: audit, struktur campaign, eksperimen, optimasi mingguan, dan reporting yang bisa dipakai untuk keputusan bisnis.
Review foto utama, judul produk, deskripsi, variasi, stok, rating, ulasan, harga, promo, ongkir, dan kesiapan SKU sebelum campaign diskalakan.
Riset keyword marketplace, pemisahan brand/category/long-tail, evaluasi query, penyesuaian bid, dan negasi keyword yang boros jika datanya tersedia.
Mengelompokkan produk hero, produk margin tinggi, bundling, seasonal, clearance, dan produk baru agar target ROAS tidak dipukul rata.
Menyelaraskan iklan dengan payday, tanggal kembar, kampanye Tokopedia, voucher toko, gratis ongkir, dan periode seasonal tanpa mengorbankan margin.
Monitoring untuk spend, order, ROAS, conversion rate, stok, kompetisi harga, dan sinyal produk yang perlu scale, pause, atau restrukturisasi.
Laporan yang menghubungkan performa iklan dengan omzet, margin, SKU, campaign, promo, dan rekomendasi action yang jelas untuk minggu berikutnya.
Memahami kategori, margin, produk prioritas, kapasitas stok, kalender promo, target omzet, dan batas biaya akuisisi yang sehat.
Mengecek histori performa, top SKU, listing, rating, conversion rate, promo, campaign aktif, dan kendala kompetisi di kategori produk.
Menyusun struktur iklan berdasarkan SKU, keyword, objective, promo, dan target ROAS yang berbeda untuk tiap kelompok produk.
Memastikan produk, budget, bid, keyword, aset listing, promo, stok, dan periode campaign sesuai rencana sebelum campaign diperluas.
Evaluasi performa berkala: ROAS, spend, order, conversion rate, margin, stok, search term, harga kompetitor, dan efek promo.
Budget dinaikkan pada produk dan keyword yang sehat; produk boros diperbaiki listing-nya, dipause, atau diuji dengan angle promo baru.
Setiap kategori marketplace memiliki benchmark berbeda. Karena itu Maxim Digital memakai baseline, eksperimen, dan reporting yang membaca performa dari sisi iklan sekaligus bisnis.
Total ad spend yang dikelola lintas channel dan industri.
Optimasi tidak berhenti di klik; campaign dinilai sampai order, revenue, dan margin.
Pemisahan produk traffic, produk margin, bundling, dan seasonal untuk keputusan budget yang lebih sehat.
Pemantauan budget, promo, stok, kompetisi, dan anomaly performa campaign.
Gunakan halaman berikut untuk membandingkan channel, memahami ROAS, dan melihat pendekatan digital marketing Maxim Digital untuk marketplace.
Keduanya sama-sama marketplace ads, tetapi perilaku pencarian, format promosi, kompetisi kategori, dan data optimasinya dapat berbeda. Strategi keyword, SKU, promo, dan budget perlu disesuaikan dengan performa masing-masing marketplace.
Tidak. SKU perlu diprioritaskan berdasarkan demand, stok, margin, rating, harga kompetitif, ulasan, dan tujuan bisnis. Mengiklankan semua produk tanpa prioritas sering membuat budget tersebar ke listing yang belum siap konversi.
Budget ideal bergantung pada kategori, jumlah SKU, tingkat kompetisi, harga produk, margin, dan target omzet. Maxim Digital dapat membantu membuat rekomendasi awal berdasarkan histori toko dan produk prioritas.
ROAS perlu dibaca bersama margin, promo, biaya marketplace, biaya operasional, stok, retur, dan target akuisisi pelanggan. Campaign dengan ROAS terlihat tinggi bisa kurang sehat jika profit aktualnya tipis.
Ya, dalam konteks kesiapan iklan. Kami dapat memberikan rekomendasi foto utama, judul, deskripsi, variasi, harga, promo, dan trust signal yang mempengaruhi conversion rate listing.
Bisa. Google dapat menangkap demand di luar marketplace, Meta dan TikTok membantu discovery serta retargeting, sementara Tokopedia Ads menangkap intent belanja di marketplace. Kombinasinya perlu disesuaikan dengan margin dan funnel.
Ceritakan kategori produk, kondisi toko, budget, dan target marketplace Anda. Tim Maxim Digital akan membantu memetakan prioritas SKU, struktur campaign, promo, dan reporting yang lebih terukur.
CTA menggunakan tracking internal Maxim Digital agar klik WhatsApp dari landing page dapat dicatat dengan benar.