Brand positioning lebih jelas
Content pillar disusun dari audience, problem, produk, objection, proof, dan diferensiasi agar akun tidak hanya mengikuti tren tanpa arah.
Maxim Digital membantu bisnis mengelola Instagram, Facebook, TikTok, dan LinkedIn dengan strategi konten yang jelas: content pillar, kalender editorial, creative direction, produksi visual, caption, community management, reporting, serta integrasi dengan paid ads dan lead tracking.
Konten dipantau dari reach, engagement, audience signal, traffic, hingga kontribusi ke lead atau campaign retargeting bila tracking tersedia.
Banyak brand aktif di media sosial tetapi pesan, frekuensi, dan kualitas kontennya tidak konsisten. Dengan pengelolaan yang tepat, social media menjadi aset brand: menjelaskan value proposition, membangun kredibilitas, mendukung campaign iklan, dan membantu sales mendapat audiens yang lebih hangat.
Content pillar disusun dari audience, problem, produk, objection, proof, dan diferensiasi agar akun tidak hanya mengikuti tren tanpa arah.
Kalender editorial, format konten, production timeline, dan approval flow dibuat rapi supaya posting tidak bergantung pada ide dadakan.
Insight reach, engagement, retention, save, share, comment, profile visit, dan klik digunakan untuk menentukan tema serta format berikutnya.
Kami menggabungkan strategi brand, kreativitas, dan data performance agar konten social media tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis.
Review positioning, visual identity, tone of voice, engagement pattern, content gap, benchmark kompetitor, dan performa konten historis.
Merancang pilar konten seperti edukasi, product proof, behind-the-scenes, testimonial, thought leadership, promo, dan FAQ sales.
Produksi desain feed, carousel, short video brief, caption, hook, copy, dan materi pendukung yang sesuai karakter brand serta platform.
Menyusun jadwal posting, tema bulanan, campaign moment, asset checklist, approval status, dan publishing plan yang realistis.
Guideline respon komentar atau DM, escalation flow, FAQ jawaban awal, dan rekomendasi engagement untuk menjaga kualitas interaksi.
Laporan performa, insight konten terbaik, rekomendasi optimasi, dan koneksi dengan Meta Ads, TikTok Ads, SEO, atau lead generation.
Memahami target market, produk, value proposition, funnel sales, aset brand, channel existing, dan prioritas KPI.
Mengevaluasi performa konten, gap kompetitor, audience insight, brand voice, visual style, dan peluang format konten.
Membuat content pillar, tema bulanan, kalender posting, campaign angle, dan daftar asset yang perlu diproduksi.
Menulis copy, mengembangkan desain atau brief video, menyiapkan caption, CTA, hashtag secukupnya, dan revisi terarah.
Menjadwalkan posting, memantau interaksi, merapikan guideline respon, dan menjaga konsistensi eksekusi lintas platform.
Membaca performa konten, top format, audience signal, dan rekomendasi tema untuk siklus berikutnya.
Setiap industri punya baseline berbeda. Maxim Digital membantu membaca metrik yang relevan: reach berkualitas, engagement bermakna, profile visit, website click, DM/WhatsApp signal, creative fatigue, dan kontribusi konten untuk retargeting.
Impressions lintas campaign dan channel yang membantu memahami creative signal di skala besar.
Client dan project dari FMCG, education, property, healthcare, B2B, e-commerce, dan service business.
Ads spend yang pernah dikelola memberi konteks data untuk konten organik dan paid creative.
Evaluasi tema, format, hook, CTA, audience response, dan rekomendasi kalender berikutnya.
Jasa social media management relevan untuk bisnis yang ingin memperkuat trust, edukasi market, campaign awareness, dan nurturing calon pelanggan sebelum masuk ke iklan atau sales.
Social media akan lebih kuat jika terhubung dengan performance marketing, creative testing, landing page, dan automation yang rapi.
Social media management fokus pada strategi konten organik, kalender editorial, produksi kreatif, caption, dan komunitas. Social media advertising fokus pada iklan berbayar seperti Meta Ads atau TikTok Ads. Keduanya idealnya saling terhubung agar konten dan iklan membawa pesan yang konsisten.
Bisa. Scope platform disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, kapasitas produksi aset, target audiens, dan prioritas KPI. Untuk TikTok, pendekatan biasanya lebih banyak pada hook, short video, dan creative testing.
Frekuensi posting ditentukan setelah melihat kebutuhan brand, resource aset, dan target campaign. Kami lebih memilih frekuensi yang konsisten dan berkualitas daripada jumlah posting banyak tetapi tidak terarah.
Bisa dimasukkan sebagai scope tambahan jika dibutuhkan. Untuk beberapa project, Maxim Digital juga dapat bekerja dari aset existing, raw footage, brand guideline, atau brief video yang diproduksi bersama tim internal klien.
Bisa jika tracking disiapkan. Link in bio, UTM, landing page, WhatsApp click, dan event tracking membantu melihat kontribusi konten terhadap traffic, chat, form, atau retargeting audience.
Ya. Untuk B2B, konten biasanya diarahkan ke edukasi masalah, use case, trust proof, thought leadership, FAQ teknis, dan nurturing calon buyer yang proses pembeliannya lebih panjang.
Ceritakan platform yang ingin dikelola, target audiens, aset brand yang tersedia, dan tujuan bisnis Anda. Tim Maxim Digital akan membantu memetakan strategi konten, kalender, creative production, reporting, dan koneksi ke campaign performance.
CTA menggunakan tracking internal Maxim Digital agar klik WhatsApp dari landing page dapat dicatat dengan benar.